Senin-Sabtu 07.00-18.00

Pustaka Ginjal

Kebutuhan Kalori, Karbohidrat dan lemak pada pasien Ginjal

Pada pasien ginjal, selain vitamin dan mineral, kebutuhan kalori, protein, karbohidrat dan lemak juga perlu diatur. Dari kebutuhan  karbohidrat adalah sebanyak 40-60% dari total kalori sehari dan lemak sekitar 30% dari total kalori sehari. 


Kalori

Tubuh mendapatkan energi dari makanan dan minuman. Kalori dapat diperoleh dari protein, karbohidrat, dan lemak dalam diet. Kalori yang dibutuhkan setiap orang berbeda, tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan dan aktivitas yang dilakukan. Kebutuhan kalori pada pasien ginjal yang berusia kurang dari 60 tahun adalah sekitar 30-35 Kkal/kgBB/hari dan untuk usia lebih dari 60 tahun sekitar 35 Kkal/kgBB/hari. Kebutuhan kalori ini juga dapat disesuaikan dengan berat badan yang ideal atau yang diinginkan. Beberapa pasien perlu pembatasan asupan kalori, namun ada juga pasien yang membutuhkan asupan kalori yang lebih banyak. 


Protein

Protein merupakan salah satu molekul pembangun tubuh. Tubuh membutuhkan protein untuk bertumbuh, penyembuhan luka dan daya tahan tubuh. Asupan protein yang tidak sesuai, baik kurang ataupun berlebihan dapat memicu timbulnya gangguan kesehatan. Oleh karena itu, pada pasien ginjal, kebutuhan protein sangat diatur dan disesuaikan dengan stadium penyakitnya, dimana penyakit ginjal tanpa dialisis (pre-dialisis) 0,4-0,6 g/kgBB/hari dan setelah menjalani dialisis 1-1,2 g/kgBB/hari. Berdasarkan beberapa literatur, untuk mencukupi kebutuhan protein pada pasien ginjal, dapat diperoleh dari sumber makanan yang tinggi protein seperti seperti daging merah, ayam, ikan dan telur; sedangkan makanan yang rendah protein adalah roti, nasi, gandum, buah-buahan dan sayur-sayuran. 


Karbohidrat 

Karbohidrat merupakan sumber energi yang mudah digunakan oleh tubuh. Sumber karbohidrat yang baik bagi kesehatan antara lain buah-buahan dan sayur-sayuran. Sedangkan sumber karbohidrat yang kurang baik bagi kesehatan antara lain gula, madu, minuman bersoda dan minuman dengan pemanis lainnya. Beberapa karbohidrat juga mengandung kalium dan fosfor dalam kadar yang tinggi, dimana pada pasien ginjal, kebutuhan mineral tersebut sangat dibatasi. Konsumsi karbohidtar pada pasien ginjal yang disertai dengan diabetes sangat perlu diperhatikan. Pasien direkomendasikan untuk mengkonsumsi jenis karbohidrat yang kompleks karena karbohidrat kompleks akan dicerna dan diserap perlahan-lahan sehingga tidak cepat meningkatkan kadar gula darah. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan terkait dengan asupan karbohidrat:

- Makan di jam yang sama setiap harinya untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil

- Jumlah karbohidrat yang dikonsumsi disarankan dalam jumlah yang sama 

- Makan setiap 3-4 jam sekali

- Jangan melewatkan jadwal makan


Lemak

Asupan lemak dapat menghasilkan energi untuk tubuh dan membantu penggunaan beberapa vitamin yang terkandung di dalam makanan. Akan tetapi, asupan lemak yang berlebihan memicu terjadinya kenaikan berat badan dan penyakit jantung. Berdasarkan tingkat kejenuhannya, lemak dibedakan menjadi lemak jenuh dan tidak jenuh. Pada pasien ginjal disarankan untuk mengkonsumsi lemak jenuh dalam jumlah yang rendah. Contoh makanan yang mengandung lemak jenuh adalah mentega dan lemak daging. Selain itu, pasien juga disarankan untuk mengkonsumsi lemak tidak jenuh dalam jumlah yang tinggi karena lemak tidak jenuh selain tidak menyebabkan kolesterol, juga mempunyai efek anti radang dan meningkatkan sistem imun. Contoh makanan yang mengandung lemak tidak jenuh adalah minyak zaitun, minyak jagung dan minyak kedelai. 


Daftar Pustaka

1. Kidney friendly diet for CKD. [Internet]. [cited 2016 December 7th].   Available from:http://www.kidneyfund.org/kidney-disease/chronic-kidney-disease-ckd/kidney-f riendly-diet-for-ckd.html?referrer=https://www.google.co.id/.

2. Carbohydrate counting with chronic kidney disease. National Kidney Foundation. [Internet]. [cited 2016 December 7th]. Available from: https://www.kidney.org/atoz/content/carbcount. 


Sumber Gambar:

http://curbfitness.com/healthy-eating/


Artikel ini telah dipublikasikan sebelumnya di sahabatginjal.com